RSS
Hello! Welcome to my blog!


This is all about movie

Hachiko: A Dog's Story


HACHIKO: A DOG'S STORY

Lihat Gambar

Pemain: Richard Gere, Joan Allen, Sarah Roemer, Eric Avari, Jason Alexander

Ada yang bilang kalau anjing adalah teman terbaik manusia. Mungkin tidak salah juga kalau melihat kisah yang dialami oleh Parker Wilson (Richard Gere) dan anjing kesayangannya. Kisah persahabatan Parker dan anjing bernama Hachiko ini bahkan mampu memberikan inspirasi pada seluruh warga kota tentang makna persahabatan sesungguhnya.

Pertemuan antara Parker dan Hachiko pun sebenarnya terjadi tanpa sengaja. Hachiko adalah anjing tanpa tuan yang ditemukan Parker saat ia pulang kerja. Parker sebenarnya bermaksud mencari pemilik Hachiko untuk mengembalikan anjing ini namun saat usaha itu tak menemui jalan Parker akhirnya memutuskan untuk memelihara Hachiko.

Setiap hari Hachiko selalu mengantar Parker ke stasiun saat pria yang bekerja sebagai dosen ini berangkat kerja. Dan setiap sore pula Hachiko datang menjemput Parker ke stasiun saat ia pulang kerja. Suatu ketika, Parker berangkat kerja seperti biasa namun tak pernah kembali ke stasiun itu. Parker meninggal sebelum ia pulang. Hachiko yang tak tahu kalau majikannya telah tiada tetap datang setiap sore berharap bertemu Parker lagi.

Hari berlalu dan sembilan tahun sudah Hachiko selalu datang ke stasiun untuk menjemput majikannya. Meski Hachiko tak pernah lagi bertemu Parker namun Hachiko tak pernah menyerah.

Accidents Happen

ACCIDENTS HAPPEN

Lihat Gambar

Pemain: Geena Davis,Harrison Gilbertson, Sebastian Gregory, Harry Cook, Joel Tobeck

Sebenarnya, Billy Conway (Harrison Gilbertson) adalah anak yang baik. Ia tak pernah berulah. Malahan sering kali ia harus menjadi saksi dari 'kejamnya' dunia. Sampai pada satu titik, tragedi yang menimpa keluarga Conway membuat Billy berubah. Tapi anehnya, perubahan Billy ini justru malah mengubah 'nasib buruk' yang selama ini selalu membayangi keluarga Conway.

Suatu hari, kecelakaan menimpa keluarga Conway. Salah satu anak pasangan Ray Conway (Joel Tobeck) dan Gloria Conway (Geena Davis) meninggal dalam kecelakaan itu sementara yang lain harus mengalami kerusakan otak yang cukup parah. Duka yang dalam membuat keluarga Conway terpecah belah dan akhirnya Ray, sang ayah, memutuskan pergi dari rumah.

Billy yang akhirnya terjebak di antara ibunya yang mengalami depresi dan kakaknya yang bermasalah malah kehilangan arah dan jadi lebih sering bergaul dengan bocah berandal di sekitar tempat tinggalnya. Siapa yang akan mengira kalau perubahan yang terjadi pada Billy ini justru menjadi kunci untuk membantu keluarganya keluar dari duka masa lalu dan mengawali hidup baru?

Just Wright

JUST WRIGHT

Lihat Gambar

Pemain: Queen Latifah,Common, Mechad Brooks, Pam Grier, Paula Patton, Dwight Howard

Sebenarnya Leslie Wright (Queen Latifah) adalah seorang wanita yang tak bisa berpura-pura. Ia selalu mengungkapkan apa yang ada di dalam hatinya tanpa ragu-ragu. Tapi kali ini Leslie menghadapi masalah besar. Ia ingin mengungkapkan apa yang ia rasakan namun di saat yang sama ia juga tak ingin menyakiti perasaan sahabat karibnya.

Suatu ketika, Leslie mendapat kesempatan yang tak mungkin datang dua kali. Ia diminta menjadi terapis dari Scott McKnight (Common), bintang NBA All-Star. Awalnya semua berjalan baik-baik saja namun masalah mulai timbul ketika Leslie mulai jatuh hati pada Scott. Kini, semula yang awalnya jadi jalan mulus buat karier Leslie malah jadi perang batin yang menyiksa Leslie.

Bagaimana tidak. Leslie tak mungkin mendekati Scott karena sepertinya bintang NBA ini terpikat pada Morgan Alexander (Paula Patton), sahabat baik Leslie sejak kecil. Leslie tak bisa mendapatkan semuanya. Ia harus memilih antara menjadi sahabat baik selamanya atau merebut hati Scott.

Letters To God

LETTERS TO GOD

Lihat Gambar

Pemain: Robyn Lively, Jeffrey Johnson, Tanner Maguire, Bailee Madison,Michael Bolten

Sebenarnya tak ada yang istimewa dengan Tyler Doherty (Tanner Maguire). Ia hanyalah seorang bocah kecil berusia delapan tahun, sama dengan anak-anak lain seusianya. Yang membedakan Tyler dengan anak-anak lain adalah keyakinannya yang sangat kuat dan keberaniannya untuk tetap tegar menghadapi hidup meski ia didiagnosa mengidap kanker.

Tyler memang dibesarkan di lingkungan yang penuh cinta dan kasih sayang. Buat Tyler, Tuhan bukanlah sesuatu yang tak dapat dijangkau oleh manusia. Buat Tyler, Tuhan sangat dekat dan selalu mendengarkan umatnya. Tyler tak pernah berhenti berdoa. Wujud doa Tyler adalah surat-surat yang setiap hari ia tulis untuk Tuhan.

Surat-surat yang ia tujukan untuk Tuhan ini jugalah yang kemudian mempertemukan Tyler kecil dengan seorang pria bernama Brady McDaniels (Jeffrey Johnson). Brady adalah seorang tukang pos yang awalnya tak tahu harus berbuat apa dengan surat-surat yang ditulis Tyler. Setelah berkali-kali menerima surat dar Tyler, Brady yang sedang mengalami masalah dalam kehidupannya mencoba untuk mengenal lebih dekat siapa sebenarnya Tyler.

The Perfect Game

THE PERFECT GAME

Lihat Gambar

Pemain: Clifton Collins Jr.,Cheech Marin, Moises Arias, Jake T. Austin,Ryan Ochoa, Carlos Padilla, Jansen Panettiere,Carlos Gómez, Emilie de Ravin, Patricia Manterola, Louis Gossett Jr.

Orang bilang, tidak ada yang bisa mengalahkan kuatnya keyakinan dan ini dibuktikan oleh sembilan orang anak miskin di Monterrey, Meksiko yang berhasil membuktikan bahwa mereka mampu mengalahkan tim baseball unggulan meskipun mereka hanyalah anak-anak miskin yang selalu dipandang sebelah mata.

Kisah ini berawal ketika Cesar Faz (Clifton Collins, Jr.) dipecat dari posisinya sebagai petugas kebersihan di tim baseball St. Louis Cardinals. Cesar yang kehilangan pekerjaan lantas memutuskan pulang ke Monterey, kampung halamannya. Di sana ia melihat beberapa anak yang sedang bermain baseball bersama Padre Esteban (Cheech Marin).

Cesar melihat ada bakat dalam diri Angel Macias (Jake T. Austin) dan bersedia menjadi pelatih dari tim yang dibentuk oleh Angel. Tak berapa lama kemudian, tim underdog ini berhasil menjadi tim kuat yang layak berlaga di Little League World Series di Amerika. Tentu saja untuk mencapai impian mereka bisa masuk ke liga elit ini bukanlah pekerjaan mudah.

Dengan kegigihan dan keyakinan yang kuat, sembilan anak ini akhirnya berhasil sampai di Williamsport untuk berlaga. Kini tiba saatnya tim tak diunggulkan ini membuka mata dunia bahwa mereka pun bisa meraih kejayaan.

Love And Edelweiss

LOVE AND EDELWEISS

Lihat Gambar

Pemain: Mentari, Mike Lucock,Meriam Belina, Aldo Bamar, Ira Wibowo,Donny Kesuma, Sony Tulung, Sarah Shafitri,Kris Hatta, Soraya Putri

Selalu mendapat kekerasan dari kedua orang tuanya sejak kecil membuat Ryo (Mike Lucock) tumbuh jadi laki-laki yang lebih tertutup, emosional dan setiap keinginannya harus ia dapatkan. Papa (Sony Tulung) dan Mamanya (Meriam Belina) kerap bertengkar, dan Papanya sering menyiksa Mamanya. Dan Mamanya selalu melampiaskan kekecewaannya dengan menyiksa Ryo. Ditambah lagi, ia pernah mendapat pelecehan seksual dari teman kerja Papanya.

Di tempat kuliahnya, Ryo menaruh hati pada Cinta (Mentari), teman satu kampusnya. Sayangnya Cinta sudah punya kekasih, Bugi (Kris Hatta). Sikap Bugi yang terlalu posesif dan cemburu sering memicu pertengkaran antara dia dan Cinta. Hal inilah yang membuat Cinta jenuh dan merasa dibatasi. Salah satu pemicu kecemburuan Bugi adalah dekatnya Cinta dan Ryo, karena beberapa kali Ryo menyelamatkan CInta dari bahaya, sehingga Cinta merasa berhutang nyawa pada Ryo. Sementara itu, adik Cinta, Marsha (Sarah Shafitri) malah menaruh simpati pada Ryo. Ryo yang tahu hal ini, berusaha memanfaatkannya untuk mendapatkan Cinta.

Suatu hari, secara tak sengaja Marsha melihat Ryo sedang berkonsultasi dengan psikiater. Karena penasaran, ia pun berusaha mengorek informasi pada psikiater tersebut. Sayangnya, sebelum niat itu terlaksana, besoknya ditemukan psikiater sudah tidak bernyawa lagi. Marsha curiga. Ryo ada di balik semua ini. Diam-diam ia menyelidiki peristiwa ini. Orang tua Marsha (Ira Wibowo dan Donny Kesuma) sudah mengingatkan Marsha, agar menyerahkan kasus ini pada AKP Wahidi (Aldo Bamar). Sayangnya, rasa penasaran Marsha jauh lebih besar, hingga ia mengabaikan peringatan kedua orang tuanya. Ryo bukannya tidak tahu jika Marsha sedang menyelidikinya. Hanya ia menunggu waktu yang tepat untuk menuntaskan kemarahannya.

Dinner For Schmucks

DINNER FOR SCHMUCKS

Lihat Gambar

Pemain: Steve Carell, Paul Rudd, Jemaine Clement, Jeff Dunham, Bruce Greenwood, Ron Livingston

Sebagai seorang eksekutif muda, karier Tim Wagner (Paul Rudd) memang terlihat sangat cerah. Hampir semuanya sudah dimiliki Tim dan satu-satunya yang jadi penghalang buat Tim untuk meraih semuanya hanyalah sebuah acara makan malam yang selalu diselenggarakan bos Tim setiap bulan. Ada kompetisi dalam acara makan malam ini dan siapa yang keluar sebagai pemenang bisa dipastikan akan punya masa depan cerah.

Orang-orang menyebut acara makan malam ini 'Dinner for Idiots' dan kurang lebih memang itulah inti dari acara ini. Setiap orang yang mendapat undangan harus membawa tamu yang menurut mereka adalah orang yang paling bodoh. Di akhir acara akan ditentukan siapa yang berhasil mengundang tamu paling bodoh malam itu.

Awalnya Tim berencana tidak datang meskipun ia mendapat undangan dari sang bos. Di saat-saat terakhir ini Tim tiba-tiba bertemu seorang petugas pajak bernama Barry (Steve Carell) yang terobsesi mendandani tikus dengan pakaian mini. Melihat ada peluang bakalan jadi pemenang, Tim pun lantas memutuskan menghadiri acara 'Dinner for Idiots' ini dan Tim akan mengajak Barry. Sayangnya, rencana yang terlihat sempurna ini malah berdampak sangat buruk pada Tim.

Solomon Kane

SOLOMON KANE

Lihat Gambar

Pemain: Max von Sydow,James Purefoy, Rachel Hurd-Wood, Pete Postlethwaite

4 star

Solomon Kane (James Purefoy) mungkin tak pernah mengira kalau ia akan sering berurusan dengan makhluk-makhluk gaib dari dimensi lain. Tapi ketika panggilan itu datang, Solomon tak punya pilihan selain mengabdikan dirinya untuk memburu dan memusnahkan makhluk-makhluk jahat ini walaupun itu artinya ia harus berkeliling dunia dalam misi sucinya ini.

Solomon awalnya adalah serdadu Ratu Elizabeth I yang ditugaskan di Afrika. Sebagai seorang serdadu bayaran pekerjaan Solomon memang tak jauh dari urusan mencabut nyawa. Itu semua ia lakukan tanpa ada penyesalan sampai suatu saat ia bertemu makhluk gaib bernama The Reaper (Ian Whyte). Pertemuan ini mengubah hidup Solomon dan ia memutuskan untuk kembali ke Inggris.

Solomon lantas mengabdikan hidupnya untuk Tuhan dan berharap mendapat pengampunan atas dosa-dosa yang telah ia lakukan selama menjadi serdadu bayaran. Sayang, takdir Solomon sepertinya bukan di sana. Tak lama berselang Solomon kembali tergoda untuk mengangkat pedang. Kali ini bukan untuk membunuh sesama manusia tapi untuk memburu makhluk-makhluk jahat dari dimensi lain.

Film laga bertema supranatural seperti ini biasanya diasosiasikan dengan film-film kelas dua yang artinya tak memerlukan penggarapan terlalu rumit. Yang diperlukan hanyalah CGI yang meyakinkan dan selebihnya hanyalah cerita sederhana untuk merangkai beberapa adegan dramatis yang memang sudah direncanakan dari awal. Tak bisa disalahkan karena memang kebanyakan film seperti ini memang punya titik lemah di bagian itu.

Tapi sepertinya kita harus membuat pengecualian untuk film berjudul SOLOMON KANE ini. Ada beberapa poin yang membuat film ini jadi berbeda. Misalnya saja sang sutradara yang mampu mengarahkan para aktornya untuk mencapai hasil yang maksimal. James Purefoy mungkin memang nama baru tapi kemampuan aktingnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Karakter Solomon Kane yang melewati masa transisi dari seorang pria jahat menjadi seorang pahlawan pun bisa diterjemahkan dengan baik oleh James Purefoy.

Dari sisi visual, SOLOMON KANE memang tak bisa dibilang yang terbaik karena ini sepertinya menyangkut soal dana yang dikucurkan untuk membiayai produksi film ini. Terlepas dari dana yang tak terlalu besar, SOLOMON KANE ini masih termasuk memadai. Alur kisah memang masih tetap sederhana seperti pada kebanyakan film sejenis tapi kalau mau jujur, film seperti ini memang tak memerlukan naskah yang rumit.

In My Sleep

IN MY SLEEP

Lihat Gambar

Pemain: Philip Winchester,Tim Draxl, Lacey Chabert, Abigail Spencer,Beth Grant, Kelly Overton, Michael Badalucco,Tony Hale

Setiap hari semua orang pasti tidur namun misteri aktivitas yang satu ini sampai sekarang belum sepenuhnya terungkap. Ada yang bilang kalau arwah kita pergi meninggalkan tubuh kita saat kita sedang tidur namun dalam kasus tertentu malah ada yang lebih parah. Dalam kasus Marcus (Philip Winchester), ia mengalami apa yang disebut parasomnia.

Beberapa kali, Marcus terbangun di tempat asing dan ia sama sekali tidak ingat bagaimana sampai ia bisa tiba di tempat itu. Suatu kali, Marcus terbangun di tengah-tengah pemakaman dan sama sekali tak ingat apa yang ia lakukan sebelumnya. Berjuta pertanyaan selalu menghantui Marcus. "Di mana aku tadi malam?" "Bersama siapa aku tadi malam?" Tak satu pun bisa ia jawab.

Keadaan yang sudah tak menyenangkan ini berubah jadi mimpi buruk saat Marcus terbangun bersimbah darah dengan sebilah pisau di sebelahnya. Tak berapa lama kemudian Marcus mendengar kabar kalau Ann (Kelly Overton), istri Justin (Tim Draxl) - sahabat baiknya - meninggal ditikam orang tak dikenal. Dalam kepanikan, Marcus mencoba mengingat-ingat lagi apa yang sebenarnya terjadi malam sebelumnya.

The Ghost Writer

THE GHOST WRITER

Lihat Gambar

Pemain: Pierce Brosnan, Ewan McGregor, Olivia Williams, Kim Cattrall

4 star

Tidak semua penulis cukup mujur untuk bisa menghasilkan sebuah karya yang membuatnya terkenal dan bergelimang harta. Beberapa harus rela menjadi penulis yang tak pernah disebutkan namanya atau lebih dikenal dengan istilah ghost writer. Memang pekerjaan ini seolah mudah karena penulis tidak secara langsung bertanggung jawab pada hasil tulisannya. Tapi bukan berarti pekerjaan ini sama sekali tidak ada risikonya.

Dalam kasus ghost writer yang diperankan olehEwan McGregor ini masalahnya tak semudah itu. Awalnya penulis ini mendapat tugas dari agennya untuk melanjutkan penulisan biografi mantan Perdana Menteri Inggris, Adam Lang (Pierce Brosnan). Sang agen meyakinkan bahwa pekerjaan ini tak akan terlalu sulit dan kesempatan seperti ini tak akan datang dua kali.

Berbekal keyakinan itulah sang ghost writer ini berangkat ke pulau tempat tinggal Adam Lang. Ternyata, sebagian dari biografi itu sudah ditulis oleh seorang ghost writer lain namun tidak terselesaikan karena sang penulis ini tiba-tiba meninggal. Baru juga sang ghost writer ini memulai bekerja, masalah lain muncul.

Adam Lang dituduh telah menyerahkan seorang tersangka tindak terorisme pada CIA untuk disiksa. Skandal ini segera saja menjadi head line di mana-mana dan mulai banyak warga yang berdatangan untuk memprotes tindakan Adam Lang. Semakin jauh ghost writer ini mengumpulkan fakta, semakin jelas pula kalau ada kemungkinan bahwa ghost writer sebelumnya meninggal karena dibunuh dan Adam Lang bisa jadi adalah mata-mata CIA selama ia bertugas sebagai Perdana Menteri Inggris.

THE GHOST WRITER ini adalah bukti kepiawaian sutradara Roman Polanskimeramu cerita dan adegan menjadi satu kesatuan tontonan yang menegangkan. Tidak ada unsur kejutan namun itu tak terlalu penting kalau penataan alur kisahnya sudah sebagus ini. Bagusnya lagi, tidak ada kesan 'kompresi' yang biasanya tercium saat sebuah film diadaptasi dari novel. Memang ada sedikit kejanggalan namun itu tak sampai membuat kesatuan kisah ini jadi tercerai-berai.

Pembentukan karakter juga bagus dan itu tak lepas dari kejelian para aktor dan aktris pendukungnya dalam memanfaatkan ruang yang disediakan naskah untuk menggali lebih dalam karakter yang mereka mainkan. Pierce Brosnan mampu meyakinkan penonton kalau dia adalah mantan Perdana Menteri. Bahkan saya sampai tak ingat lagi kalau aktor ini pernah lekat dengan nama James Bond.

Taring

TARING

Lihat Gambar

Pemain: Fahrani, Rebecca,Shinta Bachir, Dallas Pratama, Meidian Maladi

Film horor dengan disertai penampakan makhluk gaib berkain putih tampaknya sudah jadi menu wajib. Karena itulah, sutradara muda Rizal Mantovani menawarkan film horor yang berbeda,creature thriller.

Kisah berawal dari ketiga model, Farah (Fahrani), Wiwid (Shinta Bachir) dan Gabriella (Rebecca) yang jadi model lingerie dari Heaven's Secret. Untuk promosi, ketiganya diminta untuk melakukan pemotretan dengan tema Wild Fantasy.

Ketiganya bersama Damian (Dallas), sang fotografer dan asistennya, Inggrid serta perwakilan perusahaan, Alex berangkat ke sebuah daerah terpencil, di mana alamnya masih liar dan belum tersentuh tangan manusia. Untuk mendapatkan lokasi yang sesuai, keenam orang ini dan ditambah 1 orang supir yang mengenal daerah tersebut untuk masuk ke dalam hutan.

Saat masuk ke daerah pedalaman rombongan melalui sebuah perkampungan yang sedang melakukan ritual upacara pemberian sesajen pada 'sang penjaga hutan' yang berupa dedemit. Tapi sang supir tidak berani masuk ke dalam hutan, akhirnya menolak mengantarkan rombongan.

Alex yang sedikit arogan dan tidak percaya hal-hal gaib, memutuskan menyetir sendiri mobil dan mencari lokasi terbaik untuk pemotretan produk perusahaannya. Alex beranggapan, perusahaannya sudah mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk pemotretan ini, oleh karenanya ia akan menyingkirkan semua halangan yang ada. Saat menyetir inilah, Alex tidak sengaja menginjak sesajen yang disiapkan warga untuk 'sang penunggu hutan'. Dari sinilah awal mula petaka dimulai.

Besoknya, pemotretan lingerie pun dilakukan. Semuanya berjalan lancar tanpa adanya kendala, bahkan cuaca pun mendukung pemotretan hari ini. Tapi saat melihat hasil pemotretan, Inggrid merasa ada hal ganjil. Saat matahari terbenam, 'sang penunggu' yang merasa terusik mulai muncul dengan taring yang runcing dan kukunya yang tajam, siap menyiksa dan memburu seluruh anggota rombongan.

The Human Centipede

THE HUMAN CENTIPEDE

Lihat Gambar

Pemain: Dieter Laser, Ashley C. Williams, Ashlynn Yennie

Dr Heiter (Dieter Laser) adalah mantan ahli bedah spesialis memisahkan bayi kembar siam. Reputasinya sudah diakui seluruh dunia dan kini ia punya obsesi untuk melakukan percobaan berbahaya yang bakal membuat namanya makin dikenal dunia. Sayangnya percobaan yang ada di benak Dr Heiter ini bukan untuk kebaikan umat manusia.

Suatu malam dua orang wisatawan asal Amerika yang bermaksud berlibur di Jerman tersesat dan mobil mereka mogok di tengah jalan. Dua wanita bernama Lindsay (Ashley C. Williams) dan Jenny (Ashlynn Yennie) ini lantas menemukan rumah Dr Heiter dan mencoba meminta pertolongan di sana.

Dengan senang hati Dr Heiter menerima dua wanita ini dan mempersilahkannya beristirahat sejenak. Lindsay dan Jenny tak sadar kalau Dr Heiter telah memasukkan obat bius ke dalam minuman mereka dan saat keduanya tersadar, mereka telah berada di sebuah ruangan bawah tanah bersama seorang wanita bernama Katsuro (Akihiro Kitamura).

Ternyata Dr Heiter bermaksud melakukan percobaan menggabungkan tiga orang manusia menjadi satu dengan cara menghubungkan anus ke mulut orang berikutnya sehingga mereka menjadi satu kesatuan.

The Other Guys

THE OTHER GUYS

Lihat Gambar

Pemain: Will Ferrell, Mark Wahlberg, Samuel L Jackson, Dwayne Johnson, Eva Mendes, Michael Keaton, Steve Coogan

Impian memang tak selalu sama dengan kenyataan. Yang dalam angan-angan terlihat indah belum tentu sama indahnya saat benar-benar terjadi. Mungkin Allen Gamble (Will Ferrell) dan Terry Hoitz (Mark Wahlberg) sudah tahu itu tapi tetap saja godaan untuk mewujudkan impian lebih besar dari kesadaran kalau impian kadang tak sama dengan kenyataan.

Allen Gamble dan Terry Hoitz adalah dua orang detektif yang berdinas di New York Police Department. Jangan keburu mengira kalau tugas dua orang detektif ini penuh ketegangan seperti dalam film. Mereka berdua adalah dua orang petugas kantor yang hampir tak pernah menghadapi peristiwa menegangkan. Allen memang tak keberatan bekerja di kantor sementara Terry justru sangat berharap bisa turun ke jalan.

Satu hal menyatukan Allen dan Terry adalah kekaguman mereka pada pasangan detektif Danson (Dwayne Johnson) dan Highsmith (Samuel L Jackson). Tak disangka-sangka, suatu ketika muncul kesempatan buat pasangan Allen dan Terry untuk untuk menjadi Danson dan Highsmith. Celakanya, saat kesempatan emas ini datang, yang terjadi justru sama sekali di luar perkiraan mereka.

The Switch

THE SWITCH


Lihat Gambar

Pemain: Jennifer Aniston,Juliette Lewis, Jason Bateman, Jeff Goldblum,Patrick Wilsons

Wally (Jason Bateman) memang jenis pria yang sedikit 'tak stabil' dan karena itu pula ia tak ragu-ragu menukar tabung sperma yang seharusnya akan ditanam di rahim Kassie (Jennifer Aniston). Hasilnya, tak ada yang tahu sampai tujuh tahun kemudian, saat Wally bertemu putranya yang sudah besar.

Awalnya, Kassie yang sudah menginjak usia 40 tahun berencana segera memiliki anak dan proses bayi tabung adalah jalan yang ia pilih. Tekad Kassie sudah bulat. Ia bahkan sudah menemukan calon donor sperma. Roland (Patrick Wilson) ia pilih menjadi 'calon ayah' dari anak yang akan dikandungnya nanti.

Sejak awal Wally memang orang pertama yang tak setuju pada keputusan Kassie ini. Celakanya ketidaksetujuan ini malah berbuntut sebuah 'kecelakaan' fatal. Dalam keadaan mabuk, Wally menukar tabung sperma milik Roland dengan tabung sperma miliknya dan tak ada yang tahu sampai tujuh tahun kemudian. Bahkan Wally dan Kassie pun tak pernah tahu sampai Wally bertemu anak Kassie.

Ip Man 2

IP MAN 2


Lihat Gambar

Pemain: Donnie Yen, Sammo Hung, Lynn Hung, Huang Xiaoming

3 star

Kemenangan partai komunis China membuat Ip Man (Donnie Yen) terpaksa harus meninggalkan keluarganya dan pindah ke Hong Kong. Master bela diri Wing Chun berhasil mendarat dengan selamat di negeri koloni Inggris ini sekitar tahun 1949. Setibanya di Hong Kong, Ip Man masih harus mencari cara untuk bisa bertahan hidup di negeri baru ini. Satu-satunya cara adalah dengan mendirikan perguruan Wing Chun. Sayangnya ini juga bukan usaha yang mudah.

Wing Chun bukanlah bela diri yang umum di Hong Kong. Meski sudah mendapat pertolongan dari seorang teman yang mengizinkan tempatnya dipakai sebagai tempat latihan namun tetap saja Ip Man tak bisa mendatangkan murid. Nasib Ip Man berubah ketika ia bertemu Wong Leung (Huang Xiaoming). Wong yang awalnya menantang Ip Man untuk adu ilmu malah akhirnya jadi murid Ip Man.

Masalah belum selesai sampai di sini. Ternyata untuk membuka perguruan bela diri di Hong Kong ada syarat yang harus dipenuhi oleh Ip Man. Ip Man harus meladeni tantangan dari para pendekar Kung Fu di Hong Kong sebelum dianggap layak mengajar Kung Fu. Salah satu pendekar Kung Fu yang harus dihadapi oleh Ip Man adalah Hung Gar (Sammo Hung) yang ternyata punya ilmu yang sama hebatnya dengan Ip Man.

Setelah masalah selesai, Ip Man masih harus dihadapkan pada penindasan pemerintahan Inggris yang berkuasa di Hong Kong saat itu. Lagi-lagi Ip Man harus menggunakan ilmu bela dirinya untuk melayani Twister (Darren Shahlavi), petarung Inggris yang ganas.

Sebagai sebuah sekuel, IP MAN 2 ini masih tak jauh dari 'jiwa' dari film pertama. Tema yang diangkat pun masih tetap soal nasionalisme melawan penindasan. Kalau di bagian pertama Ip Man harus berhadapan dengan pemerintah Jepang yang menginvasi China, kali ini Ip Man harus berhadapan dengan pemerintah Inggris yang diwakili oleh sosok petinju bernama Twister ini.

Ini juga bukan sesuatu yang mengagetkan karena kebanyakan film Asia memang selalu menitikberatkan pada masalah 'perasaan'. Sutradara biasanya menggunakan adegan dramatis sebagai cara untuk melibatkan penonton ke dalam film, berbeda dengan metode barat yang menggunakan alur kisah, penokohan dan dialog sebagai sarana untuk melibatkan penonton.

Kalau alur cerita mudah ditebak maka yang bisa dijadikan senjata jelas adalah karakter dan visualisasi cerita itu sendiri. Soal yang satu ini, sepertinya IP MAN 2masih cukup bagus. Seperti juga bagian pertama, visualisasi cukup meyakinkan sementara pemilihan Donnie Yen sebagai pemeran Ip Man rasanya juga sangat tepat. Kalau Jet Li jadi identik dengan Wong Fei Hung maka bisa dikatakanDonnie Yen adalah Ip Man.

Koreografi tarung juga sangat memuaskan dan ini sudah bisa diprediksi dari awal.Sammo Hung memang bukan orang baru di dunia film maupun di dunia seni bela diri dan film IP MAN 2 ini adalah buktinya. Sammo Hung bisa memanfaatkan kepiawaian Donnie Yen secara maksimal dan hasilnya memang sangat mengagumkan.


Date Night

DATE NIGHT

Lihat Gambar

Pemain: Steve Carell, Tina Fey, Mark Wahlberg, James Franco, Mark Ruffalo, Mila Kunis, Kristen Wiig, Common,Taraji P. Henson

3,5 star

Kebosanan biasanya adalah salah satu masalah yang dihadapi pasangan suami-istri yang telah lama menikah. Saat semua sudah menjadi kebiasaan, tidak ada yang membuat hidup mereka terasa bergairah layaknya ketika mereka baru menikah. Masalah inilah yang dihadapi oleh pasangan Phil Foster (Steve Carell) dan Claire (Tina Fey).

DATE NIGHT

Sebelumnya mereka membuat sebuah 'ritual' yang mereka sebut 'malam berkencan' dengan harapan mereka bisa lepas dari rutinitas sehari-hari agar pernikahan mereka bisa tetap terasa fresh seperti beberapa tahun sebelumnya. Tapi masalahnya, ketika 'malam berkencan' ini sudah mereka lakukan berulang kali, acara itu juga jadi terasa membosankan dan tak beda jauh dengan rutinitas yang lain.

Tak ingin api cinta dalam pernikahan mereka padam, Phil dan Claire pun mencoba membuat acara baru. Bila sebelumnya mereka biasa makan malam bersama dan mengakhirinya dengan nonton film maka kali ini mereka mencoba mengunjungi sebuah BISTRO di Manhattan. Awalnya semua berjalan mulus sampai ada pihak yang mengira pasangan ini adalah orang yang mereka cari.

DATE NIGHT

Dalam waktu singkat, acara 'malam berkencan' ini jadi sebuah petualangan seru yang melibatkan urusan 'bisnis' antara seorang kepala mafia dengan pihak kepolisian. Berawal dari keinginan membuat malam itu jadi sebuah malam yang 'berbeda', Phil dan Claire akhirnya mendapati diri mereka dalam sebuah petualangan yang tak akan mereka lupakan seumur hidup mereka.

Lucu memang sangat subjektif. Tiap orang punya ukuran tersendiri untuk kata lucu. Yang lucu buat satu orang belum tentu lucu buat orang lain. Satu hal yang bisa dipastikan adalah kelucuan itu tak bisa dipaksakan. Kadang justru hal yang tak disengaja bisa memunculkan kelucuan juga. Mungkin itu juga kunci kesuksesan DATE NIGHT ini. Tak ada paksaan. Semuanya terlihat mengalir wajar sehingga justru target sang sutradara membuat film komedi malah tercapai dengan baik.

DATE NIGHT

Selain alur cerita yang berjalan mulus dan tak tersendat-sendat hanya karena ingin memasukkan joke, karakter yang muncul dalam film ini juga terasa meyakinkan. Steve Carell, Tina Fey, Mark Wahlberg, dan Ray Liotta terlihat sangat relaks saat membawakan peran mereka sehingga mau tak mau karakter yang solid ini membuat penonton jadi merasa terlibat dalam alur kisah ini.

Micmacs

MICMACS

Lihat Gambar

Pemain: Dany Boon,Dominique Pinon, François Berléand, Albert Dupontel

Bazil (Dany Boon) memang tak pernah 'akur' dengan senjata api. Dua kejadian tragis dalam hidup Bazil semuanya selalu berhubungan dengan senjata api dan sejenisnya. Karena itu pula tak bisa disalahkan kalau ada dendam pribadi antara pria lugu ini dengan senjata api. Dan jangan pernah menganggap remeh seorang pria seperti Bazil karena bisa jadi ia justru mampu menghancurkan perusahaan raksasa yang seolah tak tergoyahkan.

Awalnya orang tua Bazil terkena ledakan ranjau di gurun pasir di Maroko. Kejadian ini membuatnya menjadi anak yatim piatu. Bertahun kemudian, sebuah peluru nyasar bersarang di batok kepala Bazil dan mengakibatkannya harus dirawat di rumah sakit untuk beberapa waktu. Tak punya keluarga atau tempat tinggal, Bazil kemudian berkenalan dengan sekelompok pedagang barang bekas yang mengajak Bazil untuk tinggal di tempat mereka.

Sekilas sekelompok pedagang barang bekas ini seolah hanya sekelompok manusia aneh saja namun ternyata di balik keunikan itu tersimpan bakat yang sangat mengagumkan. Dan dengan bantuan orang-orang unik ini pula rencana Bazil untuk menjatuhkan dua pabrik senjata api yang ada di dekat tempat tinggal mereka bisa jadi akan berhasil.

Mother And Child

MOTHER AND CHILD

Lihat Gambar

Pemain: Naomi Watts, Annette Bening, Kerry Washington, Jimmy Smits,Samuel L. Jackson

Memiliki keturunan memang kadang terdengar seperti hal yang sepele padahal kalau mau dilihat lebih dalam masalah ini bisa jadi masalah yang pelik buat beberapa orang. Ada yang belum ingin memiliki keturunan namun sudah terlanjur hamil sementara ada yang ingin cepat memiliki keturunan namun Tuhan belum mengizinkan. Masalah yang kompleks inilah yang coba dijabarkan lewat tiga karakter utama yang ada dalam film ini.

Empat puluh tahun yang lalu, Karen (Annette Bening) yang kala itu baru berusia 14 tahun rela melepaskan putrinya untuk diadopsi karena ia merasa terlalu muda untuk memiliki anak. Hingga kini, Karen tak bisa melupakan kejadian buruk itu dan dampaknya ia selalu melampiaskan kemarahannya pada orang-orang yang ada di sekitarnya.

Di tempat lain ada seorang wanita muda bernama Elizabeth (Naomi Watts) yang tak pernah tahu siapa orang tua kandungnya. Meskipun dari sisi karier Elizabeth termasuk orang yang sukses namun kehidupan pribadi wanita muda ini benar-benar kacau. Di saat yang bersamaan Lucy (Kerry Washington) yang gagal memiliki keturunan dari suaminya berharap bisa mengadopsi seorang anak namun sampai saat ini ia belum menemukan anak yang tepat.

The Bounty Hunter

THE BOUNTY HUNTER

Lihat Gambar

Pemain: Jennifer Aniston,Gerard Butler

1,5 star

Pekerjaan Milo Boyd (Gerard Butler) memang pekerjaan yang punya tantangan besar. Milo harus melacak orang, memburunya, menangkapnya dan membawanya pulang dalam keadaan hidup. Ya, Milo adalah seorang bounty hunter atau orang yang dibayar untuk membawa pulang para buronan.

Sebagai seorang pemburu bayaran, Milo bukan termasuk yang terbaik. Keberuntungan hampir tak pernah berpihak pada Milo. Namun saat ia mendapat tugas untuk memburu dan membawa pulang Nicole Hurly (Jennifer Aniston), Milo yakin kalau keberuntungannya akan berubah. Milo yakin tugas ini tak akan terlalu menyulitkannya. Bagaimana tidak, Nicole adalah mantan istri Milo.

Tapi memang tak ada yang bisa dinilai dari tampilan luarnya. Saat tugas mulai dijalankan, Milo baru sadar kalau dari awal memang tidak ada yang sederhana kalau sudah menyangkut hubungannya dengan Nicole. Bukannya bisa membawa Nicole pulang dengan mudah, Milo malah terjebak keruwetan gara-gara Nicole sebenarnya sedang mencari orang yang punya petunjuk untuk mengungkap sebuah kasus pembunuhan.

Film yang laku dijual memang bukan jaminan kalau film tersebut berkualitas. Meski dicaci-maki para kritikus film, bisa saja film tersebut laku keras seperti dalam kasus THE BOUNTY HUNTER ini. Konon, dari modal sekitar US$40 juta, film ini sudah bisa menghasilkan sekitar US$120 juta lebih. Bahkan di akhir pekan pertamanya, film ini berhasil masuk peringkat ketiga box office di bawah ALICE IN WONDERLAND dan DIARY OF A WIMPY KID.

Sebenarnya kalau mau jujur, film ini tak menawarkan apa-apa. Melihat poster dan judulnya saja orang sudah bisa memperkirakan alur cerita film ini dan bisa dipastikan hampir semua perkiraan itu benar. Ide menggali kelucuan dari pertengkaran di antara dua orang yang saling tidak cocok memang bukan formula baru. Formula ini sudah dipakai berkali-kali dalam bentuk yang berbeda-beda. Beberapa sukses memancing tawa sementara yang lain jadi tidak efektif lagi.

Untuk menimpakan kesalahan pada Jennifer Aniston dan Gerard Butlerrasanya kurang tepat karena biasanya dua orang ini bisa berakting cukup bagus, terutama Jennifer. Bisa jadi kesalahan berada pada naskah yang memang tak memberi banyak kemungkinan buat dua orang ini. Buktinya, banyak karakter yang seolah tak terlalu penting dalam jalinan kisah dan seolah muncul untuk mengalihkan penonton dari dua karakter sentral ini.

Hampir semua adegan berlalu tanpa meninggalkan bekas. Penonton pun seolah tak dilibatkan dalam masalah yang terjadi antara dua karakter utama dalam film ini. Alhasil, film ini jadi terasa hambar dengan lelucon-lelucon yang tak lagi lucu.

A Nightmare On Elm Street

A NIGHTMARE ON ELM STREET


Lihat Gambar

Pemain: Jackie Earle Haley,Rooney Mara

Legenda tentang Freddy Krueger (Jackie Earle Haley) memang tak pernah ada habisnya. Arwah gentayangan pria yang semula adalah pembunuh anak-anak ini terus menghantui. Hampir tak ada yang bisa lepas dari kekejaman Freddy karena ia mampu membunuh siapa pun hanya melalui mimpi.

Semasa hidupnya, Freddy Krueger adalah pembunuh yang telah membantai berpuluh-puluh anak. Nasib pria yang suka mengenakan topi ini akhirnya harus berakhir di tangan masa yang membakarnya hidup-hidup. Semula orang-orang mengira bahwa kekejaman Freddy sudah berakhir. Namun ketika beberapa remaja mulai dihantui mimpi buruk tentang pria bertopi dengan cakar yang terbuat dari pisau, barulah mereka sadar bahwa ancaman Freddy belum berakhir.

Serangkaian peristiwa brutal ini berawal ketika Nancy Thompson (Rooney Mara) mulai mengalami mimpi buruk dikejar-kejar pria bertopi. Penasaran dengan mimpi buruknya ini, Nancy pun mulai mencari tahu masa lalu kota tempat tinggalnya. Dari sana Nancy mulai menyadari bahwa orang yang ada di dalam mimpinya adalah Freddy Krueger yang telah meninggal beberapa tahun silam. Celakanya, Freddy kini memiliki kemampuan untuk membunuh lewat mimpi yang artinya Nancy dan teman-temannya tak lagi bisa tidur sampai mereka menemukan cara untuk mengalahkan Freddy.

Dorian Gray

DORIAN GRAY

Lihat Gambar

Pemain: Ben Barnes, Colin Firth, Rebecca Hall, Ben Chaplin, Emilia Fox,Rachel Hurd-Wood

Dorian Gray (Ben Barnes) hanyalah seorang pria muda yang masih lugu ketika ia pertama kali menjejakkan kaki di kota London. Namun itu tak berlangsung lama karena pertemuannya dengan Lord Henry Wotton (Colin Firth) yang menganut paham hedonisme segera mengubah jalan hidup Dorian.

Lord Henry Wotton kemudian memperkenalkan Dorian pada seorang pelukis bernama Basil Hallward (Ben Chaplin) yang terpesona pada ketampanan Dorian dan kemudian menuangkan keindahan itu ke atas kanvas. Saat melihat hasilnya, Dorian terpesona pada ketampanannya sendiri dan berkata bahwa ia akan memberikan apa pun, bahkan jiwanya, untuk bisa tetap muda dan tampan seperti dalam lukisan Basil.

Suatu ketika Dorian bertemu seorang aktris drama panggung bernama Sibyl Vane (Rachel Hurd-Wood) dan mereka berdua pun saling jatuh cinta. Tak lama berselang, Sibyl hamil sementara Dorian yang sudah terlanjur percaya pada Lord Henry tak menginginkan anak itu karena baginya anak adalah akhir dari segalanya. Setelah mereka berdua bertengkar, Sybil memutuskan bunuh diri bersama janin yang ada di rahimnya.

Awalnya Dorian menyesali apa yang telah ia lakukan namun bujukan Lord Henry ternyata lebih kuat dan Dorian pun segera melupakan Sybil. Ketika Dorian melihat lukisan dirinya yang dibuat oleh Basil, Dorian menyadari bahwa apa yang ia inginkan telah terkabul. Lukisan itu berubah bentuk dan bertambah tua. Kini setiap Dorian berbuat dosa, lukisan itu akan berubah bentuk sementara Dorian akan tetap bertahan muda selamanya seperti yang ia inginkan.

The Men Who Stare At Goats

THE MEN WHO STARE AT GOATS

Lihat Gambar

Pemain: Ewan McGregor,George Clooney, Kevin Spacey, Jeff Bridges

Bob Wilton (Ewan McGregor) adalah seorang reporter yang berusaha mencari kedamaian hati di tengah berkecamuknya perang. Setelah perpisahannya dengan istrinya, Bob seolah kehilangan tujuan hidup dan memilih mencurahkan semua perhatiannya pada pekerjaannya. Namun hidup Bob segera saja berubah ketika ia bertemu Lyn Cassady (George Clooney), orang yang mengaku bekerja pada pihak militer.

Lyn ternyata adalah bagian dari misi rahasia pemerintah Amerika Serikat yang berusaha mengakhiri perang dengan cara yang tak umum. Militer Amerika membentuk satu kesatuan khusus yang berisi orang-orang dengan kemampuan supranatural yang bertugas dalam peperangan yang sedang terjadi. Tak banyak orang yang tahu bahwa kesatuan khusus ini benar-benar ada.

Lyn ternyata sudah bergabung dalam kesatuan ini selama dua puluh tahun dan sepanjang itu juga ia harus mengalami kejadian-kejadian aneh yang kadang menggelikan. Teknik yang dipergunakan kesatuan khusus ini memang sangat unik. Misalnya saja mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam memandangi seekor kambing untuk melatih kemampuan telepati mereka yang konon bisa dimanfaatkan untuk membunuh lawan hanya dengan melihatnya.

Hot Tub Time Machine

HOT TUB TIME MACHINE

Lihat Gambar

Pemain: John Cusack, Rob Corddry, Craig Robinson, Clark Duke, Chevy Chase

Adam (John Cusack), Lou (Rob Corddry), Nick (Craig Robinson), dan Jacob (Clark Duke) adalah empat pria pecundang yang kebetulan juga adalah empat sahabat baik sejak SMA. Suatu ketika keempat orang ini mendapat sebuah anugerah yang tak ternilai harganya. Mereka bisa melakukan perjalanan waktu dan kini saatnya mereka berusaha memperbaiki masa depan mereka.

Adam baru saja dicampakkan oleh kekasihnya sementara Lou adalah tipe pria yang suka berpesta namun tak pernah menemukan pesta. Di sisi lain Nick adalah jenis suami yang takut pada istri sedangkan Jacob begitu terobsesi pada video game sampai-sampai ia tak pernah keluar dari rumah. Bermaksud ingin melupakan nasib buruk yang mereka alami, keempatnya lantas memutuskan berlibur bersama di sebuah resor.

Setibanya di sana, mereka menemukan sebuah jacuzzi atau kolam air panas. Tidak ada yang aneh dari jacuzzi ini selain fakta bahwa ternyata mereka bisa menembus waktu dan kembali ke masa lalu menggunakan jacuzzi ini. Kini keempat pecundang ini mendapat kesempatan kedua untuk memperbaiki hidup mereka yang berantakan.

Robin Hood

ROBIN HOOD



Lihat Gambar

Pemain: Russell Crowe, Cate Blanchett, Mark Strong, William Hurt, Matthew MacFadyen, Danny Huston

Perang Salib ketiga telah berakhir dan tiba saatnya buat Sir Robin Hood of Locksley (Russell Crowe) untuk pulang ke kampung halamannya di Nottingham. Karena terlalu lama meninggalkan Nottingham, Robin tak tahu kalau tanah kelahirannya sekarang berada di bawah tirani sang Sheriff.

Sheriff of Nottingham (Matthew Macfadyen) memanfaatkan kekuasaannya untuk menekan rakyat. Ia memberlakukan pajak dalam jumlah yang cukup besar sehingga sebagian besar rakyat hidup dalam kemiskinan. Tidak ada yang berani melawan sang Sheriff karena mereka harus berhadapan dengan tentara sang Sheriff yang terkenal kejam.

Tak tega melihat rakyat menderita, Robin kemudian membentuk pasukan kecil dan berbekal kemahirannya memanah Robin mulai menebar teror buat tentara sang Sheriff. Setiap kereta yang berisi pajak buat sang Sheriff dirampok oleh Robin dan pasukannya dan harta yang mereka peroleh kemudian mereka bagian kembali pada rakyat.

Demi Dewi

DEMI DEWI


'DEMI DEWI', Ingatkan Kembali Pengorbanan Seorang Ibu

Sebagai manusia kita sering kali lupa dan harus diingatkan kembali, hal inilah yang dilakukan oleh Charlez Gozali, sutradara film DEMI DEWI, film yang memadukan drama dan action. Film yang juga ditulis oleh Charles ini, mengingatkan kembali tentang sosok dan pengorbanan seorang Ibu.

Film yang dibintangi oleh Wulan Guritno berperan sebagai seorang ibu (Andara) yang mati-matian menyelamatkan anaknya dari penculiknya (Leo) yang diperankan oleh Wingky Wiryawan. Padahal selama ini hidup Andara terbilang tak ada halangan berarti, sebagai seorang host acara memasak dan juga kehidupan pernikahannya dengan Terry, Managing Director sebuah rumah sakit, juga baik-baik saja.

Dan persoalan dimulai ketika anak satu-satunya, Dewi, diculik oleh Leo yang memiliki kelainan jiwa. Dewi yang memiliki asma, saat diculik tidak membawa serta inhaler, membuat Andara panik. Ia tak ingin terjadi apa-apa dengan putrinya. Segala macam cara dilakukan oleh Andara agar bisa bertemu dengan Leo dan menyelematkan Dewi. Dewi sendiri, meski ia ketakutan, tapi ia yakin Mamanya akan datang menyelamatkannya. Karena ia ingat ucapan Mamanya, "Mama nggak akan pernah meninggalkan kamu sayang, mama janji."

Sementara itu, perlahan-lahan, motif penculikan Leo terhadap Dewi mulai terkuak. Rasa sakit hati akan kehilangan anaknya di masa lalu yang mendorongnya berbuat nekad. "Kenapa saat saya minta tolong nggak ada yang mau menolong? Apakah karena saya bukan orang kaya? Nggak boleh punya mimpi dan harapan?"

Charles Gozali sebagai sutradara dan penulis cukup jeli melihat kondisi masyarakat saat ini. Kisah yang diangkat dari beberapa kisah nyata ini, diramunya dengan baik dan dijadikan sebuah cerita yang membumi dan mampu memberikan pesan moral kepada yang menontonnya. Saat Charles menawari peran ini kepada Wulan, hanya berupa ide cerita. Tapi karena ide cerita yang bagus dan beda dari film yang kebanyakan mengandalkan horor seks, Wulan menerimanya. Bahkan Wulan dan Winky tak hanya sebagai pemain, tapi juga sebagai co-produser film ini.

Selain pesan moral yang ingin disampaikan, kekuatan film yang terdiri dari 70% drama dan sisanya action ini, terletak pada akting 3W, Wulan, Winky dan Widyawati. Masing-masing mengambil porsi yang sesuai karakternya.

The Haunting In Connecticut


THE HAUNTING IN CONNECTICUT


Lihat Gambar

Pemain: Virginia Madsen, Kyle Gallner, Martin Donovan, Elias Koteas

2 star

Sara (Virginia Madsen) dan Peter Campbell (Martin Donovan) terpaksa harus pindah ke Connecticut sejak putra mereka Matt (Kyle Gallner) didiagnosa menderita kanker. Ini terpaksa mereka lakukan karena mereka harus selalu dekat dengan tempat Matt dirawat.

Saat mereka memasuki rumah baru mereka, Matt mulai merasa terganggu dengan beberapa kejadian aneh yang sering terjadi di rumah baru mereka ini. Setelah mereka mencari tahu, ternyata rumah baru keluarga Campbell ini dulunya adalah sebuah kamar mayat.

Karena ketakutan, Sara kemudian meminta bantuan pada seorang pemuka agama bernama Nicholas Popescu (Elias Koteas). Setelah dilakukan sebuah ritual pengusiran roh jahat, untuk beberapa waktu keadaan rumah keluarga Campbell sedikit tenang. Namun itu tak berlangsung lama karena beberapa saat kemudian kondisi Matt tiba-tiba memburuk dan nyawa seluruh keluarga Cambell berada di ujung tanduk.

Film horor dengan latar belakang supranatural ini adalah hasil arahan sutradara Peter Cornwell yang diadaptasi dari sebuah kisah nyata yang sempat ditulis dalam sebuah buku. Memang tak bisa dikatakan kalau THE HAUNTING IN CONNECTICUT ini adalah kisah nyata karena sang penulis naskah dan sutradara hanya mengambil cerita dasarnya saja dan mengolahnya menjadi sebuah film yang layak ditonton.

Sebagai sebuah tontonan yang dimaksudkan untuk menakut-nakuti pemirsa, THE HAUNTING IN CONNECTICUT ini lumayan efektif tapi sepertinya Peter Cornwell masih terikat pada pakem-pakem kejutan yang biasanya ada pad film horor. Artinya, unsur suspense atau ketegangan dibangun dari serangkaian kejutan-kejutan tadi dan bukannya dari permainan timing atau alur cerita yang dibuat semakin meninggi. Untuk kelas film berbau supranatural, sepertinya THE SIXTH SENSE sepertinya masih lebih bagus.

Keadaan jadi lebih buruk karena akting para pemerannya bisa dibilang pas-pasan. Agak janggal memang karena paling tidak ada dua nama besar dalam film ini, Virginia Madsen dan Elias Koteas yang biasanya bermain lebih bagus. Hanya ada dua kemungkinan sampai terjadi seperti ini: naskah yang tidak mengizinkan mereka mengeksplorasi karakter atau sang sutradara yang kurang jeli mengarahkan para pemainnya.

The Twilight Saga; Eclipse

THE TWILIGHT SAGA: ECLIPSE


Lihat Gambar

Pemain: Kristen Stewart, Robert Pattinson, Taylor Lautner

Walaupun untuk sementara permusuhan antara Edward Cullen (Robert Pattinson) dan Jacob Black (Taylor Lautner) dapat diredam namun masalah yang dihadapi Bella Swan (Kristen Stewart) sepertinya belum selesai. Masa sekolah hampir usai dan Bella harus segera membuat pilihan.

Permusuhan antara vampire dan werewolf memang sudah berumur ratusan tahun dan tak bisa begitu saja diakhiri namun Bella juga tak mungkin memilih antara Edward dan Jacob. Bella sangat mencintai Edward namun ia juga tak ingin kehilangan Jacob sebagai seorang sahabat sementara dua pria dalam hidup Bella ini seolah tak bisa akur. Kalaupun ada yang membuat suasana jadi sedikit tenang hanyalah perjanjian wilayah antara kaum vampire dan werewolf yang tetap dipegang sampai saat ini.

Di saat suasana sudah tak mengenakkan seperti ini, muncul masalah baru. Teror vampire kembali merebak. Ada vampire yang membunuh beberapa penghuni kota dengan maksud melampiaskan dendamnya pada Edward. Perang dalam diri Bella sendiri juga semakin hari semakin berkecamuk. Ia harus segera membuat keputusan antara tetap menjadi manusia atau mengikuti Edward dan berubah menjadi vampire.

Up In The Air

UP IN THE AIR


Lihat Gambar

Pemain: George Clooney, Vera Farmiga, Anna Kendrick

4,5 star


Memberhentikan karyawan memang bukanlah pekerjaan mudah. Ada unsur emosional yang kadang membuat proses ini jadi lebih rumit dari yang seharusnya. Di saat seperti ini, diperlukan seorang pakar yang benar-benar tahu bagaimana mengatasi emosi dan orang itu adalah Ryan Bingham (George Clooney).

UP IN THE AIR

Seumur hidupnya, Ryan tak pernah punya siapa-siapa. Ia sengaja melepaskan diri dari hubungan secara emosional dengan siapa pun dan itulah yang membuat Ryan sukses sebagai seorang pakar pengurangan karyawan. Tanpa ikatan emosi pada siapa pun atau apapun, target dalam hidup Ryan hanya satu, mencapai 10 juta mil dengan penerbangan yang sama agar ia mendapatkan kartu eksklusif dari maskapai penerbangan yang biasa ia gunakan.

Hidup Ryan praktis adalah dari satu hotel ke hotel lain. Berbagai tempat sudah ia datangi dan pesawat terbang, buatnya, tak beda dengan mobil buat kebanyakan orang. Buat kebanyakan orang, Ryan adalah orang yang tak punya emosi namun sebenarnya pendapat itu tak sepenuhnya benar. Ryan punya emosi hanya saja ia orang yang sangat handal mengendalikan emosinya.

UP IN THE AIR

Semuanya berjalan lancar sampai Ryan harus 'mengawal' Natalie Keener (Anna Kendrick), karyawan baru di tempat Ryan bekerja. Berlatar belakang sangat berbeda membuat hubungan ini awalnya terasa sangat kikuk namun seiring waktu, Ryan belajar untuk melihat hidup dari sisi pandang orang awam dan ini membuat keseimbangan yang selama ini ia pertahankan jadi goyah. Munculnya karakter Alex Goran (Vera Farmiga) makin menambah kompleks hidup Ryan yang semula sangat simple.

Ada beberapa hal yang menarik dari film ini. Yang pertama, film ini berani lepas dari pakem film Hollywood yang selama ini selalu berakhir bahagia. Jason Reitman berani lepas dari formula itu dengan risiko penonton bakal kecewa. Nyatanya hasil olahan Jason ini tak mengecewakan karena sebagian besar penonton ternyata sama sekali tidak kecewa dengan akhir yang sedikit menyedihkan ini.

UP IN THE AIR

Yang kedua adalah alur cerita yang sederhana nyaris tanpa subplot. Satu-satunya subplot yang ada hanyalah kisah keluarga Ryan yang memang tak bisa dilepas dari alur kisah utama. Bagusnya, dengan alur cerita yang sederhana ini Jason mampu membuat ending yang mengejutkan dan tak terduga sama sekali.

Yang ketiga tentu saja adalah kemampuan akting tiga pemain utama dan chemistry di antara mereka bertiga. Vera Farmiga tampil mantap sebagai wanita pebisnis yang nyaris tanpa emosi, persis seperti peran yang dibawakan oleh George Clooney. Anna Kendrick juga tampil memuaskan sebagai seorang wanita muda yang naif sementara Clooney sendiri sepertinya tak perlu dipertanyakan lagi. Seperti biasa aktor ini tampil mantap dengan gaya cool, senyuman, dan timing yang pas saat mengucapkan dialog. Hasilnya, sebuah film yang enak ditonton sebagai hiburan meski ending-nya tak bisa dibilang happy.

Paathshaala

PAATHSHAALA


Lihat Gambar

Pemain: Shahid Kapoor, Ayesha Takia, Nana Patekar

Sebagai guru baru, Rahul Prakash Udyavar(Shahid Kapoor) memang belum tahu banyak apa yang sebenarnya terjadi di sekolah Swaraswati Vidya Mandir, tempatnya mengajar. Buatnya, guru-guru di sana cukup ramah dan berdedikasi tinggi sementara murid-muridnya pun aktif belajar. Tak ada yang aneh dari sekolah ini sampai akhirnya Rahul sadar bahwa ada sesuatu yang terjadi di belakang kegiatan belajar-mengajar ini.

Setelah mengajar untuk beberapa waktu, Rahul akhirnya sadar kalau sekolah tempatnya mengajar memungut biaya terlalu tinggi untuk pendidikan yang mereka berikan. Sharma (Saurbh Shukla), sang manajer sekolah, tak ada hentinya memungut biaya dari orang tua murid untuk kegiatan ekstrakurikuler yang diwajibkan di sana. Kalau ada orang tua yang keberatan membayar maka yang jadi korban adalah anak-anak mereka.

Sadar kalau tindakan ini tak bisa diterima, Rahul mulai menggalang kekuatan dengan berusaha menyatukan para pengajar di sana. Anjali (Ayesha Takia) dan guru-guru lain sudah sepakat bahwa mereka harus mengungkapkan ketidakberesan ini namun yang membuat mereka terkejut justru adalah Aditya Sahay (Nana Patekar), sang kepala sekolah, yang malah memihak pada institusi padahal selama ini Aditya dikenal sebagai pengajar yang berdedikasi tinggi dan membuat sekolah Swaraswati Vidya Mandir jadi sekolah favorit di Mumbai.

The Book Of Eli

THE BOOK OF ELI


Lihat Gambar

Pemain: Denzel Washington, Gary Oldman, Mila Kunis, Ray Stevenson, Jennifer Beals, Frances de la Tour, Michael Gambon

3 star

Pasca perang besar yang berkecamuk, dunia dilanda kehancuran total. Di mana-mana yang ada hanyalah puing-puing bekas gedung-gedung dan manusia terpaksa harus kembali ke awal peradaban untuk kembali membangun peradaban yang telah mereka hancurkan sendiri ini. Salah satu dari beberapa orang yang berhasil selamat dari perang adalah Eli (Denzel Washington).

Selama tiga puluh tahun Eli berjalan mengarungi padang pasir yang dulunya adalah kota-kota megah yang hancur lebur. Tujuan Eli hanya satu, ia harus berjalan ke arah Barat untuk menemukan sebuah tempat yang akan menjadi awal baru bagi peradaban manusia. Perjalanan ini pula yang mempertemukan Eli dengan seorang pria bernama Carnegie (Gary Oldman), penguasa sebuah kota yang ada di tengah gurun pasir.

Carnegie tahu kalau Eli membawa sebuah buku yang sangat berharga. Barang siapa menjadi pemilik buku ini maka ia akan bisa menguasai dunia. Pada saat kehancuran dunia tiga puluh tahun sebelumnya, seluruh Alkitab yang ada di dunia telah dimusnahkan dan Eli adalah satu-satunya orang yang masih memiliki Alkitab. Tuhan memerintahkan Eli untuk membawa Alkitab ini ke tempat peradaban akan dibangkitkan lagi.

Eli telah bersumpah untuk melindungi Alkitab terakhir ini sementara Carnegie bertekad untuk merebutnya dari tangan Eli. Keadaan jadi semakin buruk saat putri Carnegie yang bernama Solara (Mila Kunis) malah terpikat pada Eli.

Ide yang ditawarkan dua sutradara, Albert Hughes dan Allen Hughes, ini memang bukan ide baru. Di awal tahun 1980-an lalu ada film berjudul MAD MAX 2 yang kurang lebih juga mengusung latar belakang yang sama walaupun tak sama persis. THE POSTMAN yang beredar di tahun 1997 juga menawarkan nuansa yang kurang lebih sama. Dengan menggabungkan MAD MAX 2 dan THE POSTMAN ditambah dengan sentuhan religius maka jadilah THE BOOK OF ELI ini.

Untungnya, duo sutradara Hughes ini mampu menyajikan ramuan baru itu dalam sebuah sajian yang tak membosankan. Hampir sepanjang film penonton diberi suguhan pemandangan Amerika Serikat yang telah hancur lebur (tentunya dengan bantuan permainan CGI). Untuk membuatnya lebih realistis, Hughes menuangkannya dalam gambar-gambar berwarna sepia cenderung ke arah hitam-putih. Hanya pada beberapa bagian saja warna-warna kembali dimunculkan, mungkin sekedar mengingatkan kalau ini bukan film hitam-putih.

Tanpa harus meremehkan peran Jennifer Beals dan Mila Kunis, film ini notabene adalah filmnya duo Denzel Washington dan Gary Oldman. Dua-duanya bermain meyakinkan sebagai karakter mereka meski kalau mau jujur tak ada yang terlalu 'wah' dari akting kedua bintang kawakan ini.

Menembus Impian

MENEBUS IMPIAN


Lihat Gambar

Pemain: Acha Septriasa, Fedi Nuril, Ayu Diah Pasha, Haykal Kamil, Eric Scada, Ayu Diana, Cici Tegal

Impian bukan sekedar harapan akan sesuatu yang indah, impian adalah pemicu semangat untuk terus maju. Yang membuat kita selalu siap menghadapi tantangan dan bangkit kembali saat cobaan menghadang. Semangat inilah yang ingin ditularkan Hanung Bramantyo lewat filmnya MENEBUS IMPIAN.

Film yang sejak awal mendapat cibiran karena mengangkat kisah kesuksesan Multi Level Marketing ini, merupakan impian Hanung untuk menyebarkan energi positif dalam filmnya. Kisah film ini bertutur tentang Nur (Acha Septriasa), seorang mahasiswi yang menjalani kehidupan keras bersama ibunya, Sekar (Ayu Diah Pasha), yang hanya bekerja sebagai seorang buruh cuci. Meskipun hanya sebagai buruh cuci, Sekar ingin Nur menyelesaikan kuliahnya. Untuk biaya kuliah tersebut, Sekar rela berkorban. Kesehatannya yang memburuk akibat kanker otak tidak dipedulikan.

Sedangkan Nur yang merasa kasihan melihat keadaan ibunya, memutuskan mengambil cuti dari kuliahnya. Uang biaya kuliah digunakannya untuk mendaftar sebuah MLM. Dian (Fedi Nuril), seorang mahasiswa yang walau masih sepantarannya namun sudah mulai mapan, yang mengajak Nur bergabung dalam bisnis MLM. Dian sendiri selalu mendampingi Nur dalam merangkai mimpi-mimpi masa depannya. Dian jugalah yang membuat Nur kembali berani untuk bermimpi dan bercita-cita kembali. Kebersamaan Nur dengan Dian pun menimbulkan benih-benih asmara di antara keduanya.

Konflik mulai memanas ketika Sekar, ibu Nur, jatuh tidak sadarkan diri saat menjemur cucian. Nur yang sibuk mencari downline sulit dihubungi. Saat kembali ke rumah dan menemukan ibunya terbaring ditunggui tetangga, Nur merasa marah pada dirinya sendiri, mencoba menyalahkan keadaan, saat ayahnya meninggalkan ibunya dan dirinya. Impian-impian membahagiakan ibunya juga hancur berkeping-keping.

Di tengah keputusasaan, Nur kalut dan meminjam uang pada rentenir dengan bunga tinggi. Sedangkan jaringan MLM yang dijalaninya belum mendapatkan titik terang. Sementara cobaan lain datang beruntun, jaringan MLM di bawahnya disabotase oleh money game. Kehidupan cintanya juga terkoyak saat melihat Dian bersama perempuan lain. Melihat keadaan ibunya terbaring tak berdaya menunggu masa operasi, Nur mulai dilanda rasa putus asa.

Setelah beberapa kali jatuh bangun Nur pada akhirnya mulai merasa ragu dengan impian miliknya yang tampak tidak mungkin untuk diraih. Saat itulah Dian kembali hadir menawarkan impian kepada Nur. Nur akhirnya mampu 'menebus impian' dengan kerja kerasnya.

Kasih sayang ibu yang tidak pernah surut, ditampilkan apik oleh Ayu Diah Pasha. Tak heran jika Hanung berulang kali menegaskan film ini secara khusus dirilis tanggal 15 April, menjelang Hari Kartini. Meskipun terkesan datar tanpa ada konflik yang menonjol, film bergenre drama ini cukup kuat menarik simpati penonton. Bahkan bagi Anda yang selama ini antipati dengan MLM tidak perlu ragu menontonnya. Karena MLM hanyalah sarana yang digunakan. Gambaran proporsional penyuka dan penolak MLM mendapat porsi yang sama di sini.

Zombieland

ZOMBIELAND

Lihat Gambar

Pemain: Woody Harrelson, Jesse Eisenberg, Emma Stone, Abigail Breslin

Saat dunia dilanda wabah yang mengubah manusia menjadi mayat hidup atau zombie hanya ada beberapa orang saja yang berhasil selamat meski dengan cara yang tak mudah. Columbus (Jesse Eisenberg) dan Tallahassee (Woody Harrelson) adalah dua di antara para survivor itu.

Columbus sebenarnya adalah seorang penakut tapi kalau sudah menyangkut masalah hidup dan mati, tak ada pilihan lain selain bertahan dari gigitan para zombie ini. Tallahassee, di sisi lain, adalah seorang maniak yang sangat menikmati setiap detik dari pertempurannya melawan para zombie ini. Meski berbeda karakter namun kedua pembantai zombie ini kompak layaknya sepasukan tentara.

Saat menjelajah setiap wilayah dalam usaha mencari lokasi yang aman untuk mereka tinggali ini, kedua pejuang ini bertemu Wichita (Emma Stone) dan Little Rock (Abigail Breslin) yang ternyata punya cara unik untuk bertahan hidup dari serbuan para mayat hidup. Walaupun awalnya keempat manusia ini memiliki pandangan yang berbeda dan sama-sama tak mau mengalah namun akhirnya mereka tetap harus memilih antara bersatu melawan para zombie atau jadi sasaran empuk para pemakan manusia ini.

Jangan salah sangka. Meski judul film ini ZOMBIELAND, film ini tidak bisa dibilang sepenuhnya sebagai film horor atau thriller. Malahan kalau mau jujur, sisi komedi dari film ini justru adalah titik tumpu sebenarnya dari film karya Ruben Fleischer ini. Tapi jangan terlalu kecewa karena unsur thriller masih tetap ada dan jelas lebih banyak karakter zombie daripada manusia dalam film ini.

Paul Wernick dan Rhett Reese sebagai penulis naskah tampaknya telah menimbang benar-benar antara sisi horor dan sisi humor dari film ini. Memang tak semua lelucon terdengar segar di telinga tapi setidaknya tidak terlalu basi juga. Sepertinya justru formula ini yang membuat film ZOMBIELAND ini jadi menarik. Suasana tegang terbangun dengan cukup baik sementara Woody Harrelson dan Jesse Eisenberg juga punya cukup ruang untuk menampilkan sisi konyol dari film ini.

Kalau unsur humor dan horor sudah cukup berimbang, justru penokohan yang terasa kurang terbagi rata. Paling tidak dua karakter pria dalam film ini mendapat porsi yang lebih besar dari para wanita. Sayang memang karena sebenarnya Emma Stone dan Abigail Breslin punya cukup kemampuan untuk tampil lebih.

Old Dogs

OLD DOGS


Lihat Gambar

Pemain: John Travolta, Robin Williams, Kelly Preston, Matt Dillon, Seth Green, Bernie Mac, Rita Wilson, Dax Shepard, Justin Long, Luis Guzman, Conner Rayburn

Dan (Robin Williams) dan Charlie (John Travolta) adalah dua sahabat baik yang juga adalah rekan kerja. Banyak yang sudah mereka lalui bersama namun ada satu hal yang tak pernah masuk dalam kamus mereka: pentingnya keluarga dan apa sebenarnya tujuan hidup ini.

Suatu ketika, Vicki (Kelly Preston), mantan istri Dan datang dan membawa kabar yang buat Dan adalah kabar paling buruk yang pernah ia terima. Vicky mengatakan bahwa selama ini Vicky dan Dan sebenarnya telah mempunyai dua orang anak kembar. Celakanya, Vicky meminta Dan untuk merawat kedua anak kembar mereka plus seekor anjing peliharaan kedua anak ini.

Tak tahu haru bagaimana, Dan hanya punya satu solusi: menghubungi Charlie, sahabat baiknya. Dua orang yang sama sekali tak tahu bagaimana berkomunikasi dengan anak kecil ini terpaksa harus melakukan apa saja untuk bisa membuat kedua anak dan seekor anjing ini senang. Meski tugas ini harus menguras tenaga Dan dan Charlie, di akhir petualangan, kedua pria paruh baya ini mendapat satu pencerahan tentang makna hidup sebenarnya.

Nama John Travolta dan Robin Williams saja biasanya sudah dapat dijadikan jaminan sebuah film berkualitas. Kemampuan akting dua aktor yang kurang lebih seangkatan ini memang tak bisa dianggap remeh. Coba saja lihat track record mereka yang cukup mengagumkan meski di sana-sini memang ada beberapa film yang tak terlalu bagus juga. Bisa dibayangkan bagaimana kalau dua aktor andal ini bergabung dalam film yang sama.

Kalau soal aktor pendukung sudah beres, maka yang jadi permasalahan sekarang adalah naskah dan penyutradaraan. Bila kedua faktor itu sudah dikerjakan dengan baik maka tidak ada yang menghalangi film ini menjadi salah satu film terbaik. Sayangnya justru itulah yang tidak terjadi pada film drama komedi berjudul OLD DOGS ini.

Bahkan aktor sekelas John Travolta dan Robin Williams pun sepertinya tak bisa berbuat banyak untuk mengangkat pamor film ini. Yang jelas, ide cerita tak bisa dibilang 'segar' sementara proses transformasi ide itu ke dalam bentuk naskah pun sepertinya tak berjalan dengan mulus. Akibatnya, joke terasa hambar sementara scene yang seharusnya jadi mengharukan pun tidak terlalu menggigit.

OLD DOGS ini adalah hasil karya keempat Walter Becker sebagai sutradara. Sebelum menggarap proyek komedi ini Walter sempat bekerja sama dengan John Travolta dalam film WILD HOGS namun anehnya, bukannya bertambah matang malahan OLD DOGS ini bisa dibilang tak lebih baik dari WILD HOGS. Sayang memang kalau mengingat yang dipasang adalah dua aktor sebagus itu.

Clock

Guest Book

 
Copyright 2009 Pasha Grata Putrarinsi. All rights reserved.
Free WordPress Themes Presented by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy