DEMI DEWI

Sebagai manusia kita sering kali lupa dan harus diingatkan kembali, hal inilah yang dilakukan oleh Charlez Gozali, sutradara film DEMI DEWI, film yang memadukan drama dan action. Film yang juga ditulis oleh Charles ini, mengingatkan kembali tentang sosok dan pengorbanan seorang Ibu.
Film yang dibintangi oleh Wulan Guritno berperan sebagai seorang ibu (Andara) yang mati-matian menyelamatkan anaknya dari penculiknya (Leo) yang diperankan oleh Wingky Wiryawan. Padahal selama ini hidup Andara terbilang tak ada halangan berarti, sebagai seorang host acara memasak dan juga kehidupan pernikahannya dengan Terry, Managing Director sebuah rumah sakit, juga baik-baik saja.
Dan persoalan dimulai ketika anak satu-satunya, Dewi, diculik oleh Leo yang memiliki kelainan jiwa. Dewi yang memiliki asma, saat diculik tidak membawa serta inhaler, membuat Andara panik. Ia tak ingin terjadi apa-apa dengan putrinya. Segala macam cara dilakukan oleh Andara agar bisa bertemu dengan Leo dan menyelematkan Dewi. Dewi sendiri, meski ia ketakutan, tapi ia yakin Mamanya akan datang menyelamatkannya. Karena ia ingat ucapan Mamanya, "Mama nggak akan pernah meninggalkan kamu sayang, mama janji."
Sementara itu, perlahan-lahan, motif penculikan Leo terhadap Dewi mulai terkuak. Rasa sakit hati akan kehilangan anaknya di masa lalu yang mendorongnya berbuat nekad. "Kenapa saat saya minta tolong nggak ada yang mau menolong? Apakah karena saya bukan orang kaya? Nggak boleh punya mimpi dan harapan?"
Charles Gozali sebagai sutradara dan penulis cukup jeli melihat kondisi masyarakat saat ini. Kisah yang diangkat dari beberapa kisah nyata ini, diramunya dengan baik dan dijadikan sebuah cerita yang membumi dan mampu memberikan pesan moral kepada yang menontonnya. Saat Charles menawari peran ini kepada Wulan, hanya berupa ide cerita. Tapi karena ide cerita yang bagus dan beda dari film yang kebanyakan mengandalkan horor seks, Wulan menerimanya. Bahkan Wulan dan Winky tak hanya sebagai pemain, tapi juga sebagai co-produser film ini.
Selain pesan moral yang ingin disampaikan, kekuatan film yang terdiri dari 70% drama dan sisanya action ini, terletak pada akting 3W, Wulan, Winky dan Widyawati. Masing-masing mengambil porsi yang sesuai karakternya.












0 komentar:
Posting Komentar